Virus berasal dari bahasa latin, yang berarti racun.
Hampir semua virus dapat menimbulkan penyakit pada organisme lain.
Saat ini virus adalah mahluk yang berukuran
paling kecil.
Virus hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan lolos
dari saringan bakteri (bakteri filter). Ilmu yang mempelajari virus adalah virologi.
Terkuaknya misteri virus dimulai sejak akhir abad ke-19 yaitu:
- Adolf Meyer (1883) : Ilmuan Jerman yang meneliti penyakit mozaik pada tembakau. Penelitian mengenai virus dimulai dengan penelitian mengenai penyakit mosaik yang menghambat pertumbuhan tanaman tembakau dan membuat daun tanaman tersebut memiliki bercak-bercak. Pada tahun 1883, Adolf Mayer, menemukan bahwa penyakit tersebut dapat menular ketika tanaman yang ia teliti menjadi sakit setelah disemprot dengan getah tanaman yang sakit. Karena tidak berhasil menemukan mikroba di getah tanaman tersebut, Mayer menyimpulkan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang lebih kecil dari biasanya dan tidak dapat dilihat dengan mikroskop.
- Louis Pasteur (1884) : Ilmuan Perancis, menyatakan bahwa sesuatu yang lebih kecil dari bakteri adalah penyebab rabies. Dan istilah untuk yang lebih kecil itu disebut Virus.
- Dimitri Ivanowsky dan M Beijerinck (1898) : Menyimpulkan bahwa potongan yang menyerang tanaman tembakau tersebut lebih kecil dari bakteri dan hanya hidup pada jaringan hidup.
- Wendell Stanley (1935) : Ilmuan Amerika, berhasi mengkritalkan potongan tersebut yang kemudian diberi nama Tobaco Mosaic Virus (TMV)
Ciri-Ciri Virus
- Virus tidak memiliki sel dan protoplasma
- Virus hanya memiliki satu jenis asam nukleat yaitu DNA (Deoksiribo Nukleat Acid) atau RNA (Ribo Nukleat Acid)
- Bentuk virus bervariasi (batabg, bulat, oval, silindris, amorf, dan bentuk T)
- Ukuran virus sangat bervariasi (umumnya < 200 µm)
- Virus hanya dapat hidup pada jaringan hidup
Struktur Tubuh Virus
Kepala virus berisi DNA dan bagian luarnya diselubungi kapsid.
b) Kapsid
Kapsid adalah selubung yang
berupa protein, Kapsid terdiri atas bagian - bagian yang disebut
kapsomer, misalnya,kapsid pada TMV dapat terdiri atas satu rantai
polipeptida yang tersusun atas 2.100 kapsomer. Kapsid juga dapat terdiri
dari protein - protein monomer identik, yang masing - masing terdiri
dari rantai polipeptida.
c) Isi tubuh
isi tubuh yang kering disebut virion adalah bahan genetik yakni asam nukleat (DNA atau RNA), contohnya sebagai berikut:
1) Virus yang isi tubuhnya RNA
dan bentuknya menyerupai kubus antara lain, virus polyomyelitis, virus
radang mulut dan kuku, dan virus influenza.
2) Virus yang isi tubuhnya RNA, protein, lipida, dan polisakarida, contohnya para mixovirus.
3) Virus yang isi tubuhnya terdiri atas RNA, protein dan banyak lipida, contohnya virus cacar.
d) Ekor
Ekor virus merupakan alat
penancap ketubuh organisme yang diserangnya. Ekor virus terdiri atas
tabung bersumbat yang dilengkapi benang / serabut.
Replikasi Virus
Klasifikasi Virus
Berikut adalah klasifikasi virus berdasarkan ciri-ciri tertentu.
1) Berdasarkan kandungan asam nukleatnya, virus diklasifikasikan menjadi dua.
- Ribovirus (virus RNA), yaitu virus yang asam nukleatnya berupa RNA. Contoh togavirus (penyebab demam kuning dan ensefalitis), arenavirus (penyebab meningitis), picornavirus (penyebab polio), orthomyxovirus (penyebab influenza), paramyxovirus (penyebab pes pada ternak), rhabdovirus (penyebab rabies), hepatitisvirus (penyebab hepatitis pada manusia), dan retrovirus (dapat menyebabkan AIDS).
- Deoksiribovirus
(virus DNA), yaitu virus yang asam nukleatnya berupa DNA. Contoh virus
herpes (penyebab herpes), poxvirus (penyebab kanker seperti leukemia dan
limfoma, ada pula yang menyebabkan AIDS), mozaikvirus (penyebab
bercak-bercak pada daun tembakau), dan papovavirus (penyebab kutil pada
manusia/ papiloma).
2) Berdasarkan bentuk dasarnya, virus diklasifikasikan sebagai berikut.
- Virus bentuk ikosahedral : bentuk tata ruang yang dibatasi oleh 20 segitiga sama sisi dengan sumbu rotasi ganda. Contoh virus polio dan adenovirus.
- Virus bentuk helikal : menyerupai batang panjang, nukleokapsidnya tidak kaku, berbentuk heliks, dan memiliki satu sumbu rotasi. Pada bagian atas terlihat RNA virus dengan kapsomer, misal virus influenza dan TMV.
- Virus bentuk kompleks : Struktur yang amat kompleks dan pada umumnya lebih lengkap dibanding dengan virus lainnya. Contoh poxvirus (virus cacar) yang mempunyai selubung yang menyelubungi asam nukleat.
3) Berdasarkan keberadaan selubung yang melapisi nukleokapsid, virus dibedakan menjadi dua.
- Virus berselubung, mempunyai selubung yang tersusun dari lipoprotein atau glikoprotein. Contoh poxvirus, herpesvirus, orthomyxovirus, paramyxovirus, rhabdovirus, togavirus, dan retrovirus.
- Virus telanjang. Nukleokapsid tidak diselubungi oleh lapisan yang lain. Contoh Adenoviruses, Papovaviruses, Picornaviruses, dan Reoviruses.
4) Berdasarkan jumlah kapsomernya, virus diklasifikasikan sebagai berikut.
- Virus dengan 252 kapsomer, contoh adenovirus.
- Virus dengan 162 kapsomer, contoh herpesvirus.
- Virus dengan 72 kapsomer, contoh papovavirus.
- Virus dengan 60 kapsomer, contoh picornavirus.
- Virus dengan 32 kapsomer, contoh parvovirus
- Virus yang menyerang manusia, contoh HIV.
- Virus yang menyerang hewan, contoh rabies.
- Virus yang menyerang tumbuhan, contoh TMV.
- Virus yang menyerang bakteri, contoh virus T.
Peran Virus dalam Kehidupan Manusia
Virus yang Menguntungkan - virus pembawa gen melalui peristiwa inkorporasi.
- beberapa virus tidak patogen (passenger virus) yang banyak dimanfaatkan untuk penelitian biologi-medis.
- virus untuk transduksi yaitu untuk pemindah bahan genetik dari suatu bakteri ke bakteri lain.
- virus dalam bioteknologi yang dapat dimanfaatkan untuk memacu pembentukan interferon.
Virus yang Merugikan - Virus yang menyebabkan penyakit pada manusia, misalnya:
- Cacar : Measles Virus.
- Polio : Polio Virus.
- Influenza : Influenza Virus.
- Demam Berdarah : Dengue Virus.
- Hepatitis : Hepatitis Virus.
- AIDS / HIV : Human Immunodeficiency Virus.
- Ebola : Ebola Virus.
- Gondong : Mumps Virus.
- Herpes : Herpes Simplex Virus.
- Kutil : Human Papillomavirus.
- Virus yang menyebabkan penyakit pada hewan, misalnya:
- Tumor pada Ayam : Rous Sarcoma Virus.
- Tumor pada Sapi : Bovine papillomavirus.
- Foot and Mouth Disease : picorna Virus.
- Rabies : Rhabdovirus
- Virus yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan, misalnya:
- Bercak pada buah dan daun tembakau dan tomat : Tobacco Mosaic Virus (TMV)
- Bercak pada buah dan daun jeruk : Citrus Leprosis Virus (CiLV)
- Menjadikan kecil pada tanaman padi : Tungro
- Virus yang menyebabkan penyakit pada manusia, misalnya:
Manfaat virus - Produksi interferon
- Pembuatan vaksin
- Mengubah fenotip bakteri
- Pembuatan antitoksin
Penularan dan Pencegahan Virus - Penularan virus dapat terjadi lewat:
- udara : influenza
- Kontak Langsung : AIDS
- Kontak cairan tubuh : AIDS, Ebola
- inang perantara : demam berdarah
- Pencegahan terhadap virus:
- Hindari kontak langsung dengan penderita
- vaksinasi
- menjaga kesehatan serta kebersihan diri dan lingkungan
- Penularan virus dapat terjadi lewat:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar